HomeBlog

Cara Install WordPress di Google Cloud Platform

Cara Install WordPress di Google Cloud Platform
Like Tweet Pin it Share Share Email

Ada yang pernah dengar istilah Google Cloud Platform? Jujur aku sendiri sering mendengar istilah Google Cloud Platform sejak pertengahan tahun 2017, tapi belum pernah mencoba atau mencari tahu fungsi dan manfaatnya untuk apa. Nah akhir pekan lalu, aku mencoba mencari tahu tentang apa itu Google Cloud Platform (GCP) dan manfaatnya apa. Hasilnya diketahui bahwa Google Cloud Platform  merupakan sebuah produk layanan Cloud Computing dari Google yang terdiri dari 4 jenis layanan yang kesemuanya bertujuan untuk membuat sebuah project berbasis Cloud Computing / Komputasi Berbasis Internet agar bisa dimanfaatkan dalam skala global. Adapun 4 jenis layanan tersebut adalah Google AppEngine, Google BigQuery, Google Compute Engine dan Google Cloud Storage yang semuanya dapat diakses melalui link cloud.google.com.

Setelah membaca about dan help sepintas di halaman GCP, aku menemukan bahwa kita dapat menginstall WordPress self hosted di GCP ini, dalam hati langsung berpikir wah lumayan nih bisa install wordpress di layanan google. Tapi setelah melihat harga Google Cloud Platform untuk install wordpress senilai $24 per bulan, waduhhh langsung kecewa deh. Pas mau close halaman GCP, di pojok kiri atas terlihat tulisan Sign up for a free trial and you’ll get $300 credit blablabla, waahh lumayan ini bisa untuk ngeblog satu tahun hehe.. Akhirnya tanpa pikir panjang aku pun mendaftar GCP menggunakan akun gmail kita. Setelah melakukan verifikasi data dan identitas, taraaa.. di billing ada credit senilai $300.

Google Cloud Platform

Lalu bagaimana cara install WordPress menggunakan Google Compute Engine di Google Cloud Platform?? Berikut ini langkah-langkahnya ya

  •  Masuk ke halaman cloud.google.com dan klik menu Launcher seperti penampakan gambar disini

Google Cloud Platform

  •  Di halaman Launcher kemudian pilih WordPress. Ada 2 pilihan wordpress disini, pastikan yang WordPress biasa jangan yang WordPress Multisite Certified by Bitnami ya karena kalau Multisite itu WordPress WPMU alias untuk bikin banyak blog subdomain. Selanjutnya klik Launch on Compute Engine

Google Cloud Platform

  • Selanjutnya teman-teman bisa memilih spesifikasi cloud untuk dijadikan hosting wordpress seperti lokasi server dimana, menggunakan berapa CPU, berapa giga disk space dan spek teknis lainnya.  Silahkan disesuaikan spesifikasinya, yang pasti tambah tinggi speknya, biaya per bulan lebih tinggi. Aku sendiri sih ambil tipe cloud engine dengan spefisikasi seperti gambar ini. Perkiraan aku itu udah cukup untuk 1 blog dan harganya tidak melebihi $300 per tahun sesuai dengan credit gratisan yang diberikan google hehehe.. Kalau sudah terisi semua jangan lupa klik Deploy

Google Cloud Platform

  • Nah tampilan berikutnya adalah detail instalasi WordPress yang sudah kita deploy tadi. Ada alamat IP blog baru kita, username dan password masuk ke dashboard blog serta password phpmyadmin.

Google Cloud Platform

Bagaimana mudah cara install wordpress menggunakan Google Compute Engine di layanan Google Cloud Platform. Sekarang memang gampang untuk install wordpress karena sudah ada fitur launcher. Kalau dulu dari yang aku baca, cara setting dan install wordpress harus menggunakan SSH seperti command prompt gitu.

Langkah-langkah diatas adalah baru cara untuk meninstall wordpress aja di GCP, nah untuk cara mengkoneksikan domain yang kita miliki dengan GCP adalah dengan cara mensetting nameserver dengan cara sebagai berikut :

  • Masuk ke menu layanan Cloud DNS di url https://console.cloud.google.com/net-services/dns/zones dan kemudian klik Create Zone. 
  • Silahkan isi nama zone dan juga domain yang akan kita gunakan dan terakhir klik Create. Hasil
  • Violaa.. DNS untuk sinkronisasi hosting dan domain sudah tersedia. Teman-teman tinggal mengubah nameserver domain menggunakan NS yang telah disediakan di Domain Panel tempat kalian beli domainnya. Biasanya google akan memberikan 4 NS dan semuanya harus diinput ya.
  • Jangan lupa tambahkan A Record dengan cara klik Add Record Set. Isi IPv4 Address dengan IP WordPress yang telah kita install ada. Masukkan alamat IP yang berupa angka misal xx.xx.xx.xx
  • Tambahkan juga Cname Record dengan cara klik Add Record Set. Isi DNS Name dengan www dan isi canonical name dengan nama domain misalnya priaganteng.com
  • Selesai.. Harusnya setelah dilakukan cara diatas, maka ketika teman-teman mengetikkan nama domain maka yang terbuka adalah blog wordpress yang telah dibuat tadi.

Google Cloud Platform

Sekian tutorial Cara Install WordPress di Google Cloud Platform dan semoga bermanfaat ya. Jangan sia-siakan kesempatan dapat free trial selama 1 tahun dengan budget $300 nih. Sapa tau dari tanpa modal, eh blognya malah bisa menghasilkan duit hehehe.. Selamat mencoba ya, kalau tidak jelas mungkin bisa bertanya ama mbah google langsung haha

 

 

Comments (27)

  • Makasih infonya kakak.. harus di coba ini.. lumayan juga dpt gratisan server hosting 1th senilai $300..

    Reply
  • Sebenere ada rencana pengen pindah, tapi masih terkendala masalah penggunaan SSL. Pengennya pakai SSL gratis, hahaha.

    Reply
    • Btw, kamu pakai yang trial kan mas? Itu kok servernya Asia ya. Yang trial bukannya US aja?

      Reply
      • SSL gratisan let’s encrypt bisa kok sepertinya mas..
        Trial kan dikasih credit $300 mas.. aku pilih server Singapore dan cpu small jadinya per bulan $24 cukup lah setahun habisin credit

        Reply
  • Insha Allah akan di ane coba. Cuma bukan untuk blog tetap. Blog tetap atau utama tetap 1 saja.

    Oh iya, kalo versi trialnya, berdoamain sub.wordpres juga?

    Reply
    • Trial cuma dapat hosting dan IP mas. Klo mau pake domains ya kita beli domain sendiri aja trus ikuti langkah setting ns seperti diatas

      Reply
  • wah gratisannya lumayan juga ya, tp gak ngerti beginian. sad. wkwwkk tp boleh sih buat sekedar tau aja mah heheheh

    Reply
  • Gratisannya menggoda, tp aku tuh blm paham2 amat sama wordpress. Semoga cepet ngasilin dan bs bagi2 ilmunya ya, Mas

    Reply
  • Wah langsung fokes ke free trial selama 1 tahun hiihii nyoba aah

    Reply
  • ngelihat ginian jadi kepengn ngurus si wordpress lagi. kemarin aku pake wordpress mas, tapi akhirnya ditinggal, ga keurus, kasihan. Gara-gara sudah terlanjur terbiasa pake blogspot jadi keenakan

    Reply
  • alamak, $300 1 tahun free pula. sikattt :O

    Reply
  • Oooh gitu ya… Lumayan ya..
    Tapi kalo udah habis setahun, kudu diperpanjang dan bayar ya. Kalo gak diperpanjang, apa jadinya ya?

    Reply
    • backup aja mba blognya, ntar kan bisa di restore di blog lama kita atau mau bikin blog baru di tempat baru tapi pake domain lama hehehe

      Reply
  • Aku sebenarnya pertama punya blog yaa…di wordpress, mas Tom.
    Terasa sangat mudah terutama buat nubie kaya aku.
    Sayangnya gak sama hostingnya…wkkwkk…

    Kenapa WP begitu pelit yaa…
    Wkkwkkw….

    Reply
    • hehehe beda segmen mungkin mba antara layanan google dan wordpress mba. Saya kadang malah bingung loh mba klo pake blogspot hehe
      mungkin karena faktor kebiasaan

      Reply
  • waaahh, bisa daftarin wordpress-ku jguga, nih, tapi suka ragu ini nggak bisa memaksimalkan

    Reply
  • Wah lumayan nich free 1 thaun irit di kantong. Tapi coba dimaksimalkan dulu lah, kalau sudah oke mau coba juga donk. Siapa tau untuk blog satunya bisa makin maksimalll

    Reply
  • WordPress rumitttttt…
    Baca tulisan mas tom ngeh sih tapi kayanya kalau aku coba pasti menimbulkan banyak pertanyaan.
    Yang jelas aku betah pake wordpres haha

    Reply
  • hal seperti ini sih memang sangat untung sih buat pendiri website yang ingin mencoba hasil kodingannya sendiri sama kaya saya bisa mencoba nih memakai jasa google cloud dan mencoba bermain wordpress buat pemula hehe.

    Tetapi, free trialnya berapa lama ya mas durasinya? apa cuman setahun saja?

    Reply
  • Wah sepertinya setelah kuota $300 itu habis nanti mas tomi perlu menulis lagi deh review setelah setahun menggunakan fasilitas ini. Pengen nyoba belom berani

    Reply
  • Belum menggunakan wordpress secara simultan. Ntar mesti dicoba yang teknis teknis gini karena kalau dibaca aja ngga cukup. Suka banyak miss nya. Apalagi klo Mas Tomi yang langsung ngajarin pasti beres deh hahahaha

    Reply
  • Rerefensi buatku kalau pake WordPress nih mas… TfS ya mas Tomi. Kalau bingung boleh minta ajarin kan…

    Reply
  • Sy pengguna blogspot
    Meski ga bisa dipraktekin di blogspot.. Makasih udah sharing.
    Mana tahu nti bikin blog baru bisa dimanfaatkan

    Reply
  • Nah..aku gak paham wordpress..apalagi paket instal2 segala…kayak plugin dsb.
    Makanya lebih familiar blogspot..terus gampang …juga

    Reply
  • wah makin banyak fitur2 yang membantu peforma blog kita ya mas.
    kebetulan aku pakai bloger, belum pernah browsing sih tentang google cloud, abis baca tulisan ini jadi penasaran juga kalo buat blogernya otomatis include atau blm.
    makasih mas infonya, siapa tau nanti aku mendadak Wp ,, hhe

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this:
IBX59AD55EDE6997