Unboxing, Rakit dan Review e-Bike Lankeleisi G660


0
Unboxing, Rakit dan Review e-Bike Lankeleisi G660

Bersepeda menurut aku merupakan olahraga paling favorit dan populer di tahun 2020 ini. Apalagi semenjak pandemi Covid-19 dimulai Maret 2020 lalu, semua orang jadi rajin sepedaan untuk meningkatkan stamina dan immunitas tubuh. Di Yogyakarta hampir semua tempat makan atau spot-sport wisata alam sekarang banyak dikunjungi oleh pesepeda, bahkan beberapa waktu lalu waktu aku bersepeda ke Kebon Empiring Bintaran di Jl Wonosari, ada rombongan pesepada yang gowes dari Sayegan, Sleman. Pikirku, gilaa dengkulnya udah cor-coran beton bisa bersepeda sejauh itu wkwkwk..  Aku sendiri sudah beberapa kali ikut bersepeda bersama rekan-rekan kantor. Kita beberapa kali fun bike ke Candi Plaosan, Candi Banyunibo, Plataran Museum, Tugu Batu Sabo sampai terakhir memberanikan diri gowes ke Spot Riyadi. Untukku, ke spot riyadi ini cukup berat karena selain tanjakannya cukup curam, kaki dan dengkul aku belum kuat. Alhasil untuk naik spot Riyadi, aku sempat 2x berhenti dan sempat menuntun sepeda juga hehe.. Namanya juga goweser nyubi 🙂

Apa itu Lankeleisi G660

Karena sering bersepeda, istri ternyata juga pengen ikutan. Tapi dia menyadari kalau badan dan stamina tubuhnya masih belum bisa diajak sepeda jauh. Pernah dicoba sepedaan keliling kecamatan aja, nafasnya udah terengah-engah dan badan sakit semua. Alhasil setelah browsing sana-sini di Google, muncul ide untuk menggunakan e-bike saja untuk istri. Sepeda elektrik atau e-bike adalah sepeda yang memiliki dinamo pada ban depan/belakang serta baterai yang berfungsi untuk membantu seseorang yang ingin bersepeda tapi masih belum kuat kakinya. Kita pun akhirnya browsing di Google, sepeda elektrik apa yang sesuai dengan kebutuhan dan kantong dan pilihan pun jatuh pada Sepeda Elektrik Lankeleisi G660.

Sepeda Elektrik Lankeleisi G660 paling mudah dibeli secara online karena Lankeleisi belum memiliki agen resmi di Indonesia. Kalian bisa membeli di marketplace atau di JakartaNotebook yang setauku paling murah. Sepeda Elektrik Lankeleisi G660 menurut informasi merupakan pabrikan dari China/Taiwan. Jika ingin melihat-lihat website official Lankeleisi bisa berkunjung ke https://lklsebike.com. Kenapa milih Lankeleisi tom, belum pernah dengar tuh namanya?? Hal ini sering banget ditanyakan sama teman-temanku, tapi mungkin nama Lankeleisi belum sering didengar di Indonesia, tapi di dunia maya, Sepeda Elektrik Lankeleisi sudah memiliki komunitas online yang anggotanya tersebar di seluruh Indonesia. Hal inilah yang membuat aku juga yakin mengambil sepeda ini karena kalau ada komunitas maka kalau ada kendala bisa mencari bantuan dengan cukup mudah juga.

Video Unboxing dan Merakit Lankeleisi G660

Bagi teman-teman yang membeli Lankeleisi G660 melalui JakartaNotebook.com, khusus wilayah Yogyakarta bisa langsung diambil di tokonya di Jl AM Sangaji sekaligus dirakitkan oleh tim teknis JakartaNotebook. Ini video unboxing dan cara merakit e-bike Lankeleisi G660. Kemarin sempat divideokan sama istri saat unboxing dan merakitnya. Ternyata sepeda Lankeleisi G660 ini sudah dalam keadaan semi rakitan jadi gak mulai merakit dari 0. Daripada penasaran, yuk lihat video unboxing dan merakit Lankeleisi G660 berikut ini ya

Spesifikasi Lankeleisi G660

Spesifikasi dari e-bike Lankeleisi G660 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sepeda lipat atau sepeda biasa pada umumnya. Oh, iya Lankeleisi G660 memiliki 2 type sebenarnya yaitu Luxury dan Deluxe. Nah yang ada di JakartaNotebook dan banyak dipasarkan di Indonesia itu kebanyakan versi yang Luxury. Secara spesifikasi teknis gak ada perbedaan di kedua type itu tapi sepengetahuan aku kalau tipe Deluxe itu menggunakan remote dan aksesoris yang diberikan juga lebih banyak. Untuk detail spesifikasi Sepeda Lipat Elektrik Lankeleisi G660 bisa dilihat sebagai berikut:

Material Frame: 6061 aluminum alloy full suspension folding frame
Handelbar Sets: 6061 aluminum alloy, 25.4*570mm
Fork: Alloy Crown Suspension Fork
Shifting Lever: Shimano TX50-7
Rear Derailleur: Shimano TY300
Cranksets: Prowheel, Aluminum crank square hole 52T
Freewheel: Shimano MF-TZ21 14-28T
Chain: KMC 7s
Brake: ZOOM Mechanical disc brake with power cut off feature
Wheel: Magnesium Alloy One-piece Wheel 20″
Tire: KENDA 20*1.95
Battery Type Lithium Battery
48V 10.4Ah
Charging Time 5~8h
Others Highest design speed 25-35km/h
Motor Power: 400W
Range per Power: 31 – 60 km
Fit for 160-180cm rider
Load capacity: 150kg
Net Weight: 22kg

Sudah cukup mumpuni sepeda Lankeleisi G660 ini untuk digunakan gowes bagi pemula atau semi pro yang ingin bersepeda cukup jauh tapi stamina tubuh masih kurang. Untuk diketahui Lankeleisi G660 memiliki 3 mode yaitu Pedal Assist (5 kecepatan), Program Pedal Assist dan Full Throttle. Untuk Pedal Assist terdapat 5 pilihan kecepatan untuk membantu kalian saat bersepeda. Ibaratnya kita saat bersepeda di jalan tanjakkan, kita tidak akan terasa lelah karena saat mengkayuh sepeda kita mendapatkan tambahan tenaga listrik. Sedangkan untuk Program Pedal Assist itu tenaga tambahan yang diberikan akan sesuai dengan kemampuan kayuhan sepeda kita. Dan terakhir kalau full throttle ya artinya kita cuma nge-gas aja dan sepeda udah bisa jalan sendiri namun maksimal hanya 20-35 km/jam tergantung berat pesepada dan kondisi jalanan.

Keunggulan Lankeleisi G660

Mengapa aku memilih menggunakan Sepeda Elektrik Lankeleisi G660? Alasan utamanya karena spesifikasi teknis dan harga seimbang, sepeda Lankeleisi G660 juga bisa dilihat sehingga memudahkan untuk dimasukkan ke dalam mobil dan kita bisa sepedaan dimana dan kapan saja. Selain itu dibandingkan ebike lainnya, Lankeleisi G660 memiliki pilihan pedal assist paling banyak serta memiliki baterai yang cukup besar sehingga tak perlu takut gowes sampai Solo juga berani #KalauKuat wkwkwkw Lankeleisi juga dilengkapi shock depan sehingga saat menghadapi jalan yang bukan aspal, maka goncangan gak akan terasa. Soalnya biasanya kalau Seli (sepeda lipat) asal dibawa ke jalan tanah pasti udah ngeluh sakit semua badan. Velg ban Lankeleisi G660 juga menggunakan model racing jadi lebih dinamis saat digunakan dalam bersepeda.

Keunggulan lainnya yaitu bonus yang diberikan saat melakukan pembeliaan Lankeleisi G660 sangat banyak. Selain udah dilengkapi LED Digital untuk odometer, kita juga akan mendapatkan lampu depan, lampu belakang, bel sepeda biasa, pompa angin, kunci sepeda serta paketan kunci yang bisa digunakan untuk memperbaiki atau mengencangkan baut-baut jika kendor nantinya.

Kesimpulan Lankeleisi G660

Secara overall karena baru digunakan oleh istri selama seminggu ya sangat puas dengan Lankeleisi G660. Buat teman-teman yang tinggal di Jogja, yuk gowes bareng. Kalau aku tetap gowes manual kok jadi gak usah takut kalau gak kuat, aku temenin dorong nanti hahaa.. Mungkin setelah 6 bulan nanti dibikin tulisan lagi gimana pemakaian Lankeleisi G660 ya. Stay tuned 🙂


Like it? Share with your friends!

0
Tomi Purba

Verba Volant, Scripta Manent! Jadilah sejarah dalam kehidupanmu masing-masing.